TUGAS AKUNTANSI PERPAJAKAN (kelompok 5)

9 Nov

 

TUGAS AKUNTANSI PERPAJAKAN

18) Pada tahun 2007 PT Bisnis mempunyai penghasilan dalam negeri sebesar Rp 600.000.000. Pada tahun tersebut, PT  bisnis juga mendapatkan penghasilan luar nrgeri sebesar Rp 80.000.000. Berapa jumlah pajak luar negeri yang dapat dikurangkan dari penghasilan kena pajak tahun 2007…??

              Penyelesaian :

              Penghasilan luar negeri = Rp 80.000.000

              Penghasilan dalam negeri = Rp 600.000.000

              Jumlah penghasilan netto = Rp 80.000.000 + Rp 600.000.000 = Rp 680.000.000

              PPH terutang (menurut tarif pasal 17 dapat menggunakan pasal 31E UU PPH) = Rp 224.000.000

              Batas maksimum kredit pajak luar negeri adalah :

              Rp 80.000.000 / Rp 600.000.000 x Rp 224.000.000 = Rp 26.352.941

              Jadi jumlah pajak luar negeri yang dapat dikurangkan dari penghasilan kena pajak tahun 2007 sebesar Rp 26.352.941

 

19)PT Kencana mempunyai saham 40 % di Z Corp di Perth, Australia. PT Kencana mendapatkan dividen sebesar Rp 300.000.000 dari keuntungan Z Corp pada tahun 2007. Dividen dibagikan pada bulan Februari 2008. Atas dividen yang diterima tersebut bagaimana perlakuaan pajaknya,..??

              Penyelesaian :

              Rp 300.000.000 x 15 % = Rp 45.000.000

 

20)Diketahui dari SPT  tahun 2007 penghasilan neto dari usaha Rp 100.000.000 laba penjualan aset sebesar Rp 100.000.000. PPH yang dibayar sendiri Rp 5.000.000. Hitung angsuran pasal 25 tahun 2008,..??

              Penyelesaian :

              PPH 25 = (jumlah penghasilan neto SPT PPH tahun lalu – kompensasi rugi) – kredit pajak
                              12 bulan atau banyaknya bulan dalam bagian tahun pajak
             PPH 25 = (Rp 200.000.000 – 0) – Rp 5.000.000
                                           12
                          = Rp 195.000.000
                                      12
                          = Rp 16.250.000
Maka besarnya angsuran pajak tahun 2008 = 1/12 x Rp 16.250.000 = Rp1.354.167

 

21)Berdasarkan data soal nomor 20 jika diketahui terdapat kompensasi rugi tahun sebelumnya Rp 50.000.000 dan tidak terdapat kredit pajak, hitunglah angsuran pph 25 tahun 2008,..??

              Penyelasaian :

              PPH 25  = (jumlah penghasilan neto SPT PPH tahun lalu – kompensasi rugi) – kredit pajak
                              12 bulan atau banyaknya bulan dalam bagian tahun pajak
              PPH 25  = (Rp 200.000.000 –50.000.000) – Rp 0
                                           12
                            = Rp 150.000.000
                                         12
                            = Rp 12.500.000
                          
  Maka besarnya angsuran  pajak bulanan  tahun 2008 = 1/12x Rp 12.500.000 = Rp 1.041.667

22) Berdasarkan data soal nomor 20, jika diketahui terdapat kompensasi rugi tahun sebelumnya Rp 500.000.000 dan terdapat PPH 23 yang dapat dikreditkan sebesar Rp 500.000 hitunglah angsuran PPH 25 Tahun 2008…??

              Penyelesaian :

              PPH 25 = (jumlah penghasilan neto SPT PPH tahun lalu – kompensasi rugi) – kredit pajak
                              12 bulan atau banyaknya bulan dalam bagian tahun pajak
              PPH 25 = (Rp 200.000.000 –50.000.000) – Rp 500.000
                                           12
                           = Rp 145.500.000
                                       12
                           = Rp 12.458.334
Maka besarnya angsuran pajak bulanan  tahun 2008 = 1/12 x  Rp 12.458.334 = Rp 1.038.195

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: